Kamis, 23 Juni 2016

kepribadian



Pengertian kepribadian
            Dalam bahasa inggris, kepribadian disebut personality. Istilah ini berasal dari bahasa yunani “persona”, yang berarti topeng. Istilah ini diadopsi oleh orang-orang Roma dan mendapatkan konotasi baru yaitu “sebagaimana seseorang Nampak dihadapan orang lain”. Konotasi ini seakan-akan menunjukkan bahwa kepribadian bukanlah diri orang tersebut yang sebenarnya. Konotasi seperti ini sudah banyak berubah. Yang sudah jelas bahwa para psikolog dan filsuf menyepakati kepribaian dapat dilihat dari:
    1.      Kenyataan yang bersifat biologis (Umwelt)
    2.      Kenyataan psikologis (Eigenwelt)
    3.      Kenyataan sosial (Mitwelt)
Kenyataan tersebut menjadi satu kesatuan yang disebut kepribadian.
Menurut Gordon W.Allport menyatakan bahwa kepribadian adalah organisasi dinamis dari system-sistem psikofisik dalam diri individu yang menentukan penyesuaian yang unik terhadap lingkungan.
Kata dinamis menunjukkan bahwa kepribadian bisa berubah-ubah, dan antar berbagai komponen kepribadian yaitu system-sistem psikofisik terdapat hubungan yang erat.

Macam-macam nilai sosial menurut Prof.Dr.Notonegoro dan Walter G



Macam-macam nilai sosial menurut Prof.Dr.Notonegoro dan Walter G

Nilai sosial dalam sosiologi mempunyai sifat yang abstrak karena nilai tidak dapat dikenali dengan panca indra. Nilai hanya bisa ditangkap melalui benda atau tingkah laku yang mengandung nilai tu sendiri. Nilai yang mengacu pada pertimbangan terhadap tindakan, benda, cara untuk mengambil keputusan apakah seuatu yang bernilai mempunyai nilai kebenran, inah (mempunyai nilai keindahan/esttetik), dan mempunyai nilai religious/ ketuhanan.
a.      Nilai sosial menurut Prof.Dr.Notonegoro

Menurut Prof.Dr.Notonegoro, nilai sosial dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, anatara lain:
1.      Nilai material, Nilai material adalah segala sesuatu yang berguna bagi jasmani/unsur fisik manusia.
2.      Nilai vital, Nilai vital adalah segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk melakukan suatu kegiatan dan aktivitas.
3.      Nilai kerohanian, Nilai kerohanan adalah segala sesuatu yang berguna bagi batin (rohani) manusia. Nilai kerohanian manusia dibedakan menjadi empat macam, yaitu:
Ø  Nilai kebenaran
Ø  Nilai keindahan
Ø  Nilai moral (kebaikan)
Ø  Niali religius

b.      Nilai sosial menurut Walter G.Everett

Menurut Walter G.Everett, nilai sosial dibagi menjadi lima bagian, yaitu:
1.      Nilai-nilai ekonomi yaitu nilai yang mempunyai hubang dengan system ekonomi. Hal ini berarti nilai-nilai tersebut mengikuti harga pasar.
2.      Nilai-nilai rekreasi yaitu nilai-nilai permainan pada waktu senggang, sehingga memberikan sumbangan untuk menyejahterakan kehidupan maupun memberikan kesegaran jasmani dan rohani.
3.      Nilai-nilai perserikatan yaitu nilai-nilai yang meliputi berbagai bentuk perserikatan manusia dan persahabatan kehidupn keluarga, sampai dengan tingkat internasional.
4.      Nilai-nilai kejasmanian yaitu nilai-nilai yang mempunyai hubungan dengan kondisi jasmani seseorang.
5.      Nilai-nilai watak
6.      yaitu nilai yang meliputi semua tantangan, kesalahan pribadi dan sosial termasuk keadilan, kesediaan menolong, kesukaan pada kebenaran, dan kesediaan mengontrol diri.


KLASIFIKASI GANGGUAN ABNORMALITAS



KLASIFIKASI GANGGUAN ABNORMALITAS

Beberapa perilaku dapat diklasifikasikan sebagai perilaku abnormal. Berdasarkan sifatnya perilaku abnormal dapat digolongkan menjadi beberapa antara lain:
    1.    Yang bersifat akut atau sementara, yang disebabkan oleh perisiwa yang penuh dengan stress.
    2.    Yang bersifat kronis dan selama-lamanya.
    3.    Yang disebabkan oleh penyakit atau kerusakan pada system saraf.
    4.    Yang merupakan akibat dari lingkungan sosial yang tidak menguntungkan dan pengalaman belajar yang keliru.

Menurut Atkinson dkk individual differences menjadikan keunikan dari individu, sehingga tidak ada dua orang yang mengalami kehidupannya secara sama persis. Namun, ada beberapa kesamaan yang dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kategori keuntungan dan kelemahan dari penggolongan terhadap perilaku abnormal.
   Keuntungan jika kita menemukan berbagai macam perilaku abnormal yang memiliki sebab yang berbeda-beda, kita dapat memilahkan dengan kelompok individu menurut kesamaan perilaku dan kemudian mencari kesamaan lainnya.
   Kelemahan diabaikan konsep individual differences, shingga ciri-ciri khusus pada pasien dapat dibedakan pula.
Teknik Klasifikasi. Klasifikasi gangguan jiwa dikenal dengan istilah diagnosis yang digunakan para ahli jiwa di Amerika Serikat adalah Dignostic and Statistical Manual of Mental Disorder, Fourth-Edition atau DSM-IV.
Menurut American Psychiatric Association, diagnosis menurut DSM-IV disebut sebagai Multitaxial Assessment, diklasifikasikan menjadi 4 taksis, yaitu:








Axis
Classification
Number of Classification
Axis I
Clinical Disorders Other Condiion That May Be a Focus of Clinical Attention
16
Axis II
Personality Disorder Mental Retardation

12
Axis III
General Medical Condition

16
Axis IV
Psychological and Environmental Problems

9
Axis V
Global Assesment of Functioning (GAS)
Scales:
1-100

Di Indonesia yang digunakan adalah PPDGJ (Pedoman Penggolongan dan Diagnosa Gangguan Jiwa). Diagnose berdasarkan PPDGJlima aksis . kelima aksis tersebut adalah:
   Aksis I & II      : seluruhnya dapat dilihat di dalam klasifikasi PPDGJ
   Aksis II           : gangguan ciri kepribadian tertentu
   Aksis III          : gangguan fisik
   Aksis IV          : taraf stres psikososial
   Aksis V           : taraf tertinggi dari fungsi penyesuaian dalam satu tahun terakhir.

Khasiat dan Manfaat Buah Alpukat



Khasiat dan Manfaat Buah Alpukat

Buah Alpukat adalah buah yang mempunyai tekstur lembut dan dagingnya berwarna hijau. Buah ini menjadi kesukaan bagi anak-anak hingga dewasa. Buah alpukat mepmpunyai manfaat dari segi kesehatan,kecantikan dan segi lainnya.
Berikut manfaat buah alpukat:
1.      Menjaga kesehatan mata
2.      Menghambat pertumbuhan terhadap sel kanker
3.      Menurunkan kolestrol
4.      Mengurangi keriput
5.      Membersihkan dan melembabkan kulit
6.      Menyembuhkan sariawan
7.      Mencegah kekringan pada kulit wajah
8.      Menyembuhkan bengkak oleh peradangan
9.      Mengobati kencing manis
10.  Membuat rambut berkilau